Manusia Tertua di Eropa Sembuh dari Covid-19
Merdeka.com - Biarawati Prancis berusia 116 tahun diyakini menjadi orang tertua kedua di dunia yang selamat dari Covid-19. Nenek ini tak sabar merayakan ulang tahunnya yang ke-117 pada Kamis (11/2).
Gerontology Research Group, yang memvalidasi rincian orang-orang yang berusia 110 tahun ke atas, mendaftarkan Lucile Randon — nama lahir Suster Andre – sebagai orang tertua kedua di dunia yang masih hidup.
Media Prancis melaporkan, Suster Andre dites positif virus corona pada pertengahan Januari di kota Toulon, Prancis selatan. Tapi tiga pekan kemudian, biarawati itu dinyatakan sembuh.
"Saya bahkan tidak menyadari saya mengalaminya," ujarnya kepada koran Var-Matin, dikutip dari TIME, Rabu (10/2).
Suster Andre, yang penyandang tuna netra dan menggunakan kursi roda bahkan tak khawatir ketika dia didiagnosis Covid-19.
"Dia tidak menanyakan ke saya tentang kesehatannya, tapi tentang kebiasaannya," kata manajer komunikasi panti jompo di mana Suster Andre tinggal, David Tavella.
"Contohnya, dia mau tahu apakah jadwal makan dan tidur akan berubah. Dia tak memperlihatkan ketakutan akan penyakit itu. Di samping itu, dia sangat mengkhawatirkan penghuni yang lain," lanjutnya.
Tak semua penghuni panti jompo itu seberuntung Suster Andre. Pada Januari, 81 dari 88 penghuni dites positif virus corona, dan 10 di antara mereka meninggal dunia.
Setelah dokter menyatakan biarawati itu tidak lagi terinfeksi, dia diizinkan menghadiri Misa.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya