Mantan Komandan Israel dalam Perang Gaza Tewas Mendadak Setelah Ambruk Saat Fitnes
Merdeka.com - Kolonel Sharon Asman, komandan baru brigade infantri Pasukan Pertahanan Israel (IDF), meninggal mendadak dalam usia 43 tahun pada Kamis setelah ambruk saat berolahraga.
IDF menyelidiki kematian Asman di pangkalan Beit Lid dekat Netanya. Asman diduga ambruk karena gagal jantung.
Kematian Asman hanya sekitar dua hari setelah menduduki jabatan yang dimimpikannya, sebagai komandan brigade infantri Nahal, yang menggabungkan tugas aktif dengan tugas di pemukiman Tepi Barat.
Asman mengikuti sesi fitnes, di mana juga ikut anggota lain dari brigade yang sama, berlangsung di markas Nahal di pangkalan. Kolonel Yisrael Shomer, komandan Nahal sebelumnya dan kawan baik Asman, akan kembali mengisi jabatan tersebut sampai komandan baru ditunjuk.
Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Asman.
“Dia salah satu yang terbaik. Dia mengabdikan tahun-tahun terbaik hidupnya untuk menjaga Israel tetap aman. Kematiannya yang tiba-tiba menyakitkan dan sungguh malang. Kami bersama keluarganya,” jelasnya, dikutip dari Haaretz, Jumat (2/7).
Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz juga memuji Asman.
“Saya mengenangnya dengan baik, sebagai komandan batalion dalam Perang Gaza 2014. Dia tegas dan fokus, memimpin mereka dengan heroik dan dengan kedalaman batin yang menjadi karakternya.”
Presiden Israel, Reuven Rivlin juga menyampaikan belasungkawa, mengatakan kematian Asman menghancurkan hati warga Israel. Menurutnya Asman seorang pria yang bertindak dengan hati dan menyayangi bawahan dan orang-orang di sekelilingnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya