Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lokasi tiga WNI hilang diketahui, pencarian udara dihentikan

Lokasi tiga WNI hilang diketahui, pencarian udara dihentikan 3 Pendaki asal Bandung hilang kontak di Nepal. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim evakuasi pemerintah menyatakan pencarian udara tidak diperlukan lagi. Lokasi tiga Warga Negara Indonesia sudah jelas berada di area sekitar Hotel Everest, Taman Nasional Langtang, Nepal. Kawasan wisata itu hancur tersapu longsoran salju dan batu, akibat gempa 7,8 skala richter pada 25 April lalu.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Wiryanata Atmadja menyatakan temuan tim udara hari ini, Minggu (3/5), sudah cukup akurat.

Artinya, pemerintah tidak akan lagi menyewa helikopter untuk melacak keberadaan Kadek Andana, Alma Parahita, dan Jeroen Hehuwat, warga Bandung yang sampai sekarang hilang di Nepal.

"Daerahnya sudah diidentifikasi, situasinya sudah diidentifikasi, kita tidak mungkin melakukan lebih dari itu," kata Iwan saat dihubungi di Kathmandu.

Walau menghentikan pencarian udara, Iwan menampik pemerintah menyerah. Tim evakuasi darat masih berada di Dhunce, dekat Langtang, untuk mencari informasi, apakah tiga anggota Taruna Hiking Club itu menjadi korban.

Upaya pencarian darat hingga waktu tak terbatas pun juga dibantu militer Nepal. "Kita akan koordinasi dengan Army Nepal, untuk menitipkan nama-nama WNI yang kita masih cari."

Rumah sakit maupun tempat penampungan korban longsor di seantero Nepal sekaligus terus dihubungi. "Kita akan ke semua kemungkinan tempat yang jadi penampungan, Di tempat koordinasi juga kita titipkan nama-nama itu," kata Iwan.

Letkol (Pnb) Indan Gilang yang ikut tim pencari di helikopter menyatakan kawasan Langtang hancur lebur akibat longsoran batu dan salju. Kawasan Hotel Everest, tempat tiga WNI itu menginap, sulit dijangkau dengan jalan kaki. Helikopter pun mustahil mendarat karena seluruh bangunannya rusak berat.

"Memang kita belum bisa memastikan posisi clear. Tapi yang bisa dikonfirmasi pada tanggal 24 April pagi mereka ada di Hotel Everest, dan berencana menginap semalam lagi," ungkap Indan.

Di area sekitar Hotel Everest, tim SAR setempat menemukan 40 jenazah, terdiri dari 37 warga lokal dan 3 turis asing. Dari identifikasi tim pimpinan Indan, tidak ditemukan WNI dalam deretan jenazah tersebut. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP