Livni: Pemerintah Israel terpecah dalam pembicaraan damai
Merdeka.com - p>Menteri Kehakiman Israel Tzipi Livni hari ini mengatakan bahwa pemerintah Israel terpecah terkait masalah pembicaraan damai dengan Palestina. Hal ini dikemukakan dia jelang pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry.
"Ada perbedaan ideologi di jantung pemerintahan," kata Livni, seperti dilansir surat kabar the Daily Star, Kamis (23/5).
"Tindakan mengulur-ulur waktu terkait proses perdamaian sejak September 2010 lalu hanya akan memberikan kepentingan bagi mereka untuk berpikir akan adanya kemungkinan membangun pemukiman baru tanpa adanya perjanjian perdamaian," ujar Livni, mengacu pada pemukiman Yahudi yang dibangun di Wilayah Palestina.
Masalah pembangunanpemukiman Yahudi memang menjadi isu utama yang dapat mencegah terjadinya perundingan antara Israel dan Palestina.
Pernyataan Livni ini datang beberapa jam jelang pertemuan dengan Kerry di Israel untuk mendorong dimulainya kembali pembicaraan damai. Kunjungan ini menjadi lawatan keempatnya ke kawasan Timur Tengah sejak dirinya menjabat sebagai menteri luar negeri pada Februari lalu.
Kerry dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Israel Shimon Peres, dan akan melakukan perjalanan ke Ramallah untuk bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya