Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Libya gelar pemilihan umum pertama hari ini

Libya gelar pemilihan umum pertama hari ini Warga Libya hari ini beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara buat melaksanakan pemilihan umum pertama sejak 40 tahun ada di bawah cengkeraman mendiang Muammar Qaddafi. (www.outlookindia.com)

Merdeka.com - Rakyat Libya hari ini mulai melaksanakan pemilihan umum. Ini adalah pemungutan suara pertama kali setelah empat puluh tahun lebih mereka berada di bawah cengkeraman mendiang diktator Muammar Qaddafi. 

Dilansir dari stasiun televisi AlJazeera, Sabtu (7/7), warga Libya bakal memilih calon independen dan partai buat duduk di dalam lembaga Kongres Umum Nasional (GNC). Para politikus itu memperebutkan 200 kursi kongres, dengan rincian 120 kursi disediakan buat 2,500 calon independen dan 1.202 kandidat dari partai hanya dijatah 130 kursi. 

Setelah anggota kongres terpilih, Dewan Transisi Nasional bakal dibubarkan. Anggota Kongres Umum Nasional nantinya bertugas memilih 60 orang buat diangkat menjadi komite konstitusi buat menyusun undang-undang dasar. Selain itu, mereka diberi wewenang menunjuk perdana menteri dan membentuk pemerintahan.

Anggota komite konstitusi diambil dari tiga wilayah di Selatan, Timur, dan Barat Libya. Masing-masing daerah 20 orang. Mereka harus merumuskan undang-undang dasar dalam waktu 120 hari. 30 hari kemudian konstitusi baru itu bakal diajukan dalam jajak pendapat.

Jika konstitusi baru disetujui, maka mahkamah konstitusi mengajukannya kepada kongres buat disahkan. Setelah 180 hari sejak undang-undang dasar dan pemilihan umum disahkan, Komisi Tinggi Pemilihan Umum Libya (HNEC) bakal menggelar pemilihan presiden.

Sekitar 2.8 juta pemilih berhak memberikan suara dalam pemilihan umum hari ini berlangsung sejak pukul delapan pagi dan ditutup pada jam delapan malam waktu setempat.

Pemilihan anggota kongres pertama ini sangat penting bagi rakyat Libya karena menentukan nasib bangsa mereka di masa depan. 

Sulit diprediksi siapa pemenangnya lantaran ini adalah kali pertama Libya menggelar pemilihan umum. Tetapi Partai Keadilan dan Pembangunan, diyakini sebagai kepanjangan tangan Ikhwanul Muslimin, kemungkinan besar berpeluang mendominasi parlemen. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP