Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lelaki Yordania meninggal dua kali dalam sehari

Lelaki Yordania meninggal dua kali dalam sehari Ilustrasi peti mati. ©shutterstock.com/Marko Bradic

Merdeka.com - Seorang lelaki Yordania ini meninggal dua kali sehari. Awalnya dinyatakan tiada oleh dokter, namun ternyata masih hidup saat Jenazahnya disemayamkan di kamar mayat. Ia diduga hanya mati suri sesaat. Namun nahas, beberapa jam kemudian dia justru tewas kedinginan di ruangan itu.

Situs emirates247.com melaporkan, Selasa (26/8), Masud Al Hamduni, seorang guru sekolah dasar dinyatakan meninggal oleh dokter di Rumah Sakit Puteri Basma di Kota Irbid, Yordania bagian utara. Dia diyakini terkena serangan jantung. Tanda-tanda kematian terlihat jelas, terutama sekali nadinya tak lagi berdenyut, bola matanya tak lagi merespon.

Dokter pun membawa tubuh Hamduni ke kamar mayat yang dingin dengan suhu di bawah nol derajat celsius. 

Namun ternyata di dalam peti, Hamduni kembali bernafas. Dia menggerak-gerakkan tangan dan kakinya mencoba untuk keluar dari temparnya disemayamkan. Tapi suhu terlalu dingin dan membuat malah tewas kedinginan.

Hal ini diketahui lantaran pihak keluarga ingin melihat mayat Hamduni sekitar lima jam setelah dia dimasukkan ke kamar jenazah. "Kami mendapat laporan Hamduni memang bangun dan berusaha untuk keluar dari peti matinya. Terlihat dari posisi tangan dan kakinya," ujar Kasim Al Masri, kepala asosiasi guru se-Irbid.

Belum ada penyelidikan lebih lanjut soal kasus ini dan komentar dari pihak keluarga Hamduni. Namun mereka menyayangkan putusan dokter yang terlalu cepat mengatakan Hamduni telah tiada. (mdk/din)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP