Lelaki manula bugil di pantai jadi musuh baru polisi China
Merdeka.com - Polisi China akhir-akhir ini disibukkan dengan masalah baru yakni para lelaki setengah baya gemar bugil di pantai. Ini terjadi di Kota Sanya berdekatan dengan pantai dan para manula di sana sedang giat-giatnya berjemur diri.
Situs nypost.com melaporkan, Senin (10/2), banyak media melansir sekawanan pria uzur telanjang diklaim telah menjadi musuh nomor satu otoritas Sanya. Kegiatan ini bahkan telah menjadi promosi dalam wisata Sanya demi menyaingi Thailand. Tak hanya media, polisi, satuan keamanan, bahkan tentara berpatroli mengambil gambar para manula bugil dan juga membagikan selembaran peraturan otoritas tentang pelarangan telanjang di muka umum.
Para kelompok bugil sejak 2002 sudah sering berjemur di pelbagai pantai di Sanya namun dalam beberapa tahun terakhir jumlah manula dan lelaki setengah baya tengah telanjang di sana semakin meningkat. "Orang normal tidak akan telanjang dan berenang bugil di depan publik," ujar anggota parlemen Partai Komunis Provinsi Hainan bernama Luo Baoming. Dia memperingatkan siapa pun mengabaikan peringatan pemerintah soal larangan bugil bakal ditahan untuk diberikan pendidikan hukum.
Lao juga mengatakan perilaku ini tidak sesuai dengan budaya China. Meski demikian ada saja yang mendukung kegiatan bugil di pantai. Salah satu pengguna Internet berkomentar otoritas tidak perlu pergi ke Sanya jika tidak menyukai kegiatan berjemur dan berenang telanjang.
Kepolisian Sanya tengah mengupayakan memasang kamera pengintai dan sebuah megafon di pantai demi mencegah para pelaku bugil bertambah banyak.
(mdk/din)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya