Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ledakan bom di Stasiun Kereta Brussel, pelaku ditembak petugas

Ledakan bom di Stasiun Kereta Brussel, pelaku ditembak petugas Ilustrasi. ©REUTERS/Jaime Saldarriaga

Merdeka.com - Ledakan bom terjadi di stasiun kereta Ibu Kota Belgia, Brussel kemarin malam waktu setempat. Pria yang diduga kuat menyebabkan ledakan tersebut ditembak petugas keamanan yang sedang bertugas di tempat kejadian.

"Ada situasi yang melibatkan individu namun sekarang situasinya sudah terkendali," ungkap polisi setempat dalam akun media sosial Twitter resminya, seperti dilansir dari laman the New York Times, Rabu (21/6).

Meski tersangka dikabarkan telah tewas, namun juru bicara Jaksa Federal Belgia, Eric Van der Sijpt, enggan mengonfirmasi berita tersebut. Dia juga menuturkan akan menindaklanjuti insiden ini sebagai kasus teror.

"Kami belum bisa memastikan pria yang belum diketahui identitasnya ini tewas atau tidak, yang jelas kami sudah menetralisir tersangka. Kami juga menganggap ini sebagai serangan teroris," ungkap Van der Sijpt.

Van der Sijpt menuturkan tidak ada korban dari serangan ini. Petugas keamanan juga saat ini berpatroli di wilayah tersebut dan mengevakuasi para penumpang kereta ke tempat aman.

Sementara itu, seorang pekerja di stasiun berkata dia mendengar ada pria yang berteriak Allahu Akbar sebelum terjadi ledakan. Dia juga melihat pria memasuki stasiun dengan koper dan perangkat lain diduga merupakan alat pemicu ledakan.

Pemerintah Belgia sudah melakukan antisipasi keamanan di negaranya, sejak terjadi bom bunuh diri yang menewaskan 32 orang di kereta bawah tanah Brussels dan bandara internasional pada Maret 2016. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP