Ledakan besar warnai pertemuan PM Ethiopia baru dengan pendukungnya
Merdeka.com - Sebuah ledakan terjadi di antara kerumunan warga yang sedang menyaksikan sambutan Perdana Menteri baru Ethiopia, Abiy Ahmed. Akibatnya, beberapa orang tewas karena terkena dampak ledakan.
Dalam rekaman video, tampak Abiy digiring oleh petugas keamanan dan bergegas meninggalkan lokasi kejadian. Sebelum kejadian, dia baru saja menyampaikan pidato sambil melambaikan tangan ke puluhan ribu pendukungnya yang berkumpul di Addis Ababa.
"Selama 100 tahun terakhir, kebencian telah banyak memberikan kerusakan kepada kita. Oleh karena itu, kita harus melakukan banyak reformasi," ujarnya ke hadapan pendudukung, dikutip dari Guardian, Sabtu (23/6).
Pria 42 tahun itu memegang tampuk pemerintahan sejak April lalu. Begitu menjabat, Abiy langsung membuat beberapa keputusan mengejutkan mulai dari membebaskan puluhan ribu tahanan, membuka perusahaan milik negara untuk investasi swasta, dan membangun kesepakatan damai dengan saingannya, Eritrea.
Amerika Serikat adalah salah satu negara yang menyatakan dukungan terhadap perubahan di negara kedua terbesar di Afrika tersebut.
Namun rupanya tidak semua orang menyambut baik perubahan itu. Beberapa penduduk Ethiopia di dekat perbatasan Eritrea memprotes kesepakatan damai yang dibuat pemerintah.
Front Pembebasan Rakyat Tigrayan, partai dalam koalisi berkuasa Ethiopia, mengatakan bahwa pengumuman tentang perjanjian damai telah dibuat sebelum Kongres berkuasa bertemu untuk membahasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya