Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lawan kebijakan Trump, Iran jatuhi sanksi 15 perusahaan asal AS

Lawan kebijakan Trump, Iran jatuhi sanksi 15 perusahaan asal AS Amerika - Iran. american-iranian.org ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Iran menjatuhkan sanksi berat terhadap 15 perusahaan Amerika Serikat (AS) atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan berkerja sama dengan Israel. Tindakan ini diambil setelah Presiden Donald Trump menerbitkan aturan yang melarang warganya masuk ke AS.

Dilansir Reuters, Senin (27/3), sanksi itu diumumkan oleh Kantor Berita Negara IRNA. Mereka melaporkan pengumuman yang diungkapkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Iran yang membekukan operasi ke-15 perusahaan itu.

Mereka menyebut perusahaan-perusahaan itu telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia secara mencolok, bekerja sama dengan Israel atas aksi terorisme terhadap warga Palestina dan perluasan permukiman Yahudi.

Tidak jelas perusahaan-perusahaan tersebut sampai dijatuhi sanksi oleh Iran, termasuk di dalamnya perusahaan teknologi pertahanan Raytheon, apakah pernah melakukan kerja sama di Iran atau hanya korban dari kebijakan Teheran, di mana IRNA juga menyebut seluruh aset perusahaan itu diambil alih dan membekukan seluruh hubungan.

Sanksi ini juga diberikan kepada ITT Corporation, United Technologies, dan perusahaan pembuat kendaraan Oshkosh Corp, serta 11 perusahaan lainnya.

Kebijakan ini dikeluarkan setelah AS menjatuhkan sanksi bagi 11 perusahaan dan perorangan dari China, Korea Utara dan Uni Emirat Arab yang diduga berpengaruh besar terhadap program rudal balistik Teheran.

Iran dipastikan akan menghadapi sanksi lebih berat dari AS atas peluncuran rudal balistiknya dan aktivitas non-nuklir yang diumumkan Kamis (23/3) lalu oleh sekelompok senator, mengendalikan upaya Teheran dalam membuat senjata dan disokong penuh Presiden Donald Trump.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP