Lamaran ditolak, pria ini perkosa dan paksa korbannya pindah agama
Merdeka.com - Pria India bernama Syen Emad hasan, 30 tahun, dituduh menculik dan memperkosa rekan perempuannya selama lima hari dan memaksanya masuk agama Islam.
Sebelumnya Hasan melamar perempuan 27 tahun itu untuk menikahinya tapi ditolak. Perempuan itu mengatakan keluarganya tidak membolehkan pernikahan antaragama.
Koran the Daily Mail melaporkan, Sabtu (26/12), pada Agustus lalu perempuan itu kemudian pergi ke Dubai untuk bekerja. Ketika dia kembali lalu menemui Hasan, lelaki itu menculiknya dan menyekapnya di dalam rumahnya dan mengambil ponselnya.
Hasan dan perempuan itu diketahui bekerja di perusahaan Dell di sebuah toko di Gachibowli, Hyderabad.
Ketika perempuan itu pindah ke Dubai, Hasan masih terus menerornya di media sosial.
"Perempuan ini mengatakan dia dipaksa bertemu dengan Hasan dan dia memperlihatkan foto-foto dirinya sedang bersama Hasan dan mengancam akan mengirimkan foto dan video itu kepada ayah si perempuan," ujar polisi.
"Hasan juga meminta perempuan itu mengirimkan foto vulgarnya kepada dia."
Menurut harian Indian Express, ketika dia kembali ke Hyderabad, lelaki itu menculiknya.
"Dia mengambil cuti tiga hari lalu menyiksa dan memperkosa perempuan itu," ujar seorang polisi yang menyelidiki kasus ini.
"Dia mengancam akan menyiksanya terus jika tidak mau menikahinya setelah pindah agama Islam. Dia bahkan mengancam akan membakar dan mencekiknya."
Tidak hanya itu, Hasan juga mengambil ponselnya, meminta password surel dan Facebooknya.
Setelah empat hari disekap, perempuan itu berhasil membuka Facebooknya ketika Hasan pergi. Dia lalu mengirimkan pesan kepada temannya.
Teman itu lalu menghubungi kakak laki-laki korban di Kota Karnataka. Sang kakak lalu melapor ke polisi.
Polisi kemudian menemukan perempuan itu di kamar mandi dalam keadaan shock dan luka di bagian kepala dan wajah.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya