Meski miskin Kuba punya sistem jaminan kesehatan terbaik di dunia
Merdeka.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali membuat heboh ketika mengeluarkan fatwa haram layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.
Sejumlah tokoh ikut berkomentar dan sebagian besar rakyat masih mempertanyakan apa alasan MUI menyatakan BPJS itu haram.
Pemerintah sesungguhnya berniat memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat karena hal itu adalah amanat dari Undang-Undang Dasar.
Sejumlah negara di dunia selama ini juga sudah menerapkan hal yang sama.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), Kuba adalah contoh negara yang menerapkan sistem jaminan kesehatan terbaik di dunia.
Sistem kesehatan di Kuba dikenal memberikan layanan terbaik dan efisien. Meski negara komunis di Amerika Latin itu termasuk miskin tapi Kuba berhasil menjamin seluruh rakyatnya punya akses terhadap layanan kesehatan.
"Kuba adalah satu-satunya negara yang sistem kesehatannya terkait dengan penelitian dan pembangunan. Ini sungguh maju karena kesehatan manusia bisa ditingkatkan lewat inovasi," kata Direktur Umum WHO Margaret Chan ketika melawat ke Havanan, Kuba, pada Juli tahun lalu, seperti dilansir situs Huffington Post, Agustus 2014.
Chan juga memuji cara pemerintah Kuba menjadikan kesehatan sebagai salah satu pilar penting pembangunan.
Para ahli bahkan menyebut kondisi yang dialami Kuba sebagai Cuban Health Paradox atau Paradoks Kesehatan Kuba. Pasalnya negara itu miskin tapi rakyatnya termasuk yang paling sehat di dunia.
Menurut data Bank Dunia, angka harapan hidup bagi rakyat Kuba yang lahir pada 2011 mencapai 79 tahun, lebih panjang ketimbang (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya