Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kota Tel Aviv Israel Nyalakan Lampu Berhias Bendera Lebanon Sebagai Tanda Solidaritas

Kota Tel Aviv Israel Nyalakan Lampu Berhias Bendera Lebanon Sebagai Tanda Solidaritas Lampu berhias bendera Lebanon menghiasi gedung kantor wali kota Tel Aviv, Israel.. ©Sebastian Scheiner/AP via CNN

Merdeka.com - Israel menganggap Lebanon sebagai negara musuh, tapi hari ini, Tel Aviv berdiri dalam solidaritas bersama negara tetangganya tersebut.

Gedung kantor wali kota dihiasi lampu berhias bendera Lebanon pada Rabu malam sebagai tanda dukungan bagi Beirut, yang rusak parah setelah diguncang ledakan dahsyat pada Selasa sore.

"Kemanusiaan hadir sebelum konflik apapun, dan hati kami bersama rakyat Lebanon menyusul bencana mengerikan ini," kata Wali Kota Tel Aviv, Ron Huldai dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN, Kamis (6/8).

Menjadi sebuah kebiasaan di Tel Avivi memakai bagian depan gedung balai kota untuk menunjukkan solidaritas kepada kota atau negara yang mengalami bencana, baik bencana alam maupun bencana yang disebabkan ulah manusia.

Ledakan dahsyat pada Selasa sore menewaskan sedikitnya 135 orang dan melukai sedikitnya 5,000 orang, menurut Menteri Kesehatan Lebanon. Puluhan orang masih hilang, dan sedikitnya 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Ledakan disebabkan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di sebuah gudang di dekat pelabuhan Beirut. Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab menyampaikan, amonium nitrat tersebut telah disimpan selama enam tahun.

Diprotes Anak PM Israel

pm israelRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada rakyat Lebanon serta menawarkan bantuan kemanusiaan.

Pada Selasa malam, beberapa jam setelah ledakan, Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri Israel bersama-sama mengumumkan tawaran kepada pemerintah Lebanon untuk mengirimkan bantuan medis untuk para korban.

Namun sejumlah warga Israel justru mempertanyakan tawaran dan berbagai ungkapan solidaritas. Putra tertua Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu mempertanyakan tujuan Wali Kota Tel Aviv menyalakan bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas.

"Mempertunjukkan bendera negara musuh merupakan tindak pidana !!!!" kicaunya di Twitter.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP