Korea Utara retas ponsel para pejabat Korea Selatan
Merdeka.com - Intelijen Korea Selatan kemarin mengatakan Korea Utara telah meretas sejumlah ponsel pejabat pemerintah Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.
Intelijen Korsel (NIS) menuturkan, Pyongyang telah "menanam kode perusak melalui pengiriman pesan singkat" sejak akhir Februari hingga awal Maret. Menurut NIS ada lima pejabat Korsel yang ponselnya berhasil diretas Korut.
Peretasan itu, lanjut NIS, mencuri isi pesan singkat dan rekaman percakapan, serta nomor telepon para pejabat negara, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Selasa (8/3).
Namun NIS tidak menyebutkan pejabat mana saja yang ponselnya telah diretas itu. Bukan itu saja, NIS mengatakan, Korea Utara telah meretas sebuah perusahaan pengaman perangkat lunak yang selama ini dipakai 20 juta orang untuk layanan perbankan dan pembayaran kartu kredit. NIS mengatakan tidak ada korban dalam peretasan itu, hanya server saja yang rusak.
Korea Utara memang dikenal punya pasukan siber atau dunia maya yang pada saat-saat tertentu bisa menyerang. Kementerian Pertahanan Korsel memperkirakan ada sekitar 6.000 pasukan siber Korut.
Dilaporkan Pyongyang pernah mengambil alih 10 ribu komputer pada Januari lalu.
Sejauh ini Korea Utara belum berkomentar atas pernyataan NIS dan mereka kerap menyangkal tudingan itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya