Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korea Utara Bersedia Lakukan Denuklirisasi Asal AS Berhenti Mengancam

Korea Utara Bersedia Lakukan Denuklirisasi Asal AS Berhenti Mengancam Roket Nuklir Korea Utara Unha 3. AP/David Guttenfelder

Merdeka.com - Korea Utara bertekad untuk tidak melucuti senjata nuklirnya sampai Amerika Serikat juga melakukan hal serupa. Negara tersebut meminta AS untuk menghentikan ancaman nuklirnya jika ingin Korut melakukan denuklirisasi.

"Definisi yang tepat dari denuklirisasi di Semenanjung Korea adalah, AS juga menghentikan ancaman nuklirnya ke negara kami dan sebelum itu kami tidak akan menghilangkan kemampuan nuklir kita," demikian pernyataan Korut melalui media pemerintah KCNA, dikutip dari CNN, Jumat (21/12).

Seperti diketahui, pada KTT digelar 12 Juni lalu pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump sepakat untuk menandatangani perjanjian denuklirisasi seutuhnya di Semenanjung Korea dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi dari AS ke Korut.

Namun enam bulan setelah kesepakatan itu dibuat, belum ada pergerakan dari Korut dalam melakukan denuklirisasi. AS pun masih memberlakukan sanksi kepada Korut. Kesepakatan dibuat pihak AS dan Korut menemui jalan buntu pada titik ini.

Dalam keterangan lebih lanjut, KCNA menjelaskan pun bahwa denuklirisasi baru bisa dilakukan apabila AS berhenti bekerja sama dalam hal militer dengan Korea Selatan.

"Ketika berbicara soal Semenanjung Korea, hal itu tidak hanya mencakup wilayah republik kami tetapi juga Korsel di mana di tempat tersebut senjata nuklir AS dan pasukan bersenjatanya melakukan invasi," jelas KCNA.

"Jika berbicara tentang denuklirisasi di Semenanjung Korea, AS perlu tahun bahwa itu artinya menghilangkan semua faktor ancaman nuklir," tambah penjelasan itu.

(mdk/ias)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP