Korea Utara batalkan pertemuan dengan Mike Pence secara sepihak
Merdeka.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dijadwalkan bertemu dengan beberapa pejabat Korea Utara termasuk Kim Yo-jung, adik Kim Jong-un, pada perhelatan Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan. Namun, pertemuan tersebut dibatalkan pihak Korea Utara di menit-menit terakhir.
"Korea Utara membatalkan pertemuan dengan wakil presiden selama perhelatan olimpiade, yang seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk membahas tentang propaganda mereka," kata Kepala Staf Pence, Nick Ayers, dikutip dari laman Reuters, Rabu (21/2).
Diduga pembatalan itu karena Pence sempat mengecam Korea Utara terkait pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di negara tersebut dan rencana pemberian sanksi ekonomi baru untuk Korea Utara.
"Pihak Korea Utara sengaja menjauhi pertemuan dan mungkin mereka memang tidak pernah bisa untuk duduk bersama," ungkap Ayers.
Menurut keterangan pejabat AS, Pence berencana menemui Kim Yo-jong dan Kim Yong-nam selama kunjungan mereka di Korsel. Namun, dua jam sebelum pertemuan, pihak Korea Utara membatalkannya secara sepihak.
Pertemuan itu seharusnya bisa menjadi yang pertama antara pejabat senior dalam administrasi Presiden Donald Trump dan perwakilan Korea Utara. Kedua negara memang tengah bersitegang lantaran tidak menemukan jalan keluar dari pengembangan senjata nuklir Korea Utara.
"Presiden Trump membuat keputusan bahwa jika mereka ingin bicara, kami pun akan menyampaikan pesan tanpa kompromi. Jika mereka menginginkan pertemuan, kami akan menyetujuinya. Trump juga menyatakan sebelum mencapai kesepakatan denuklirisasi, pemerintah tidak akan mengubah posisinya," kata Ayers.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya