Korea Utara bantah dalangi pembunuhan Kim Jong-nam
Merdeka.com - Korea Utara hari ini membantah agen intelnya sebagai dalang pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un.
Korut juga mengatakan penyelidikan oleh pihak Malaysia atas kematian Jong-nam simpang siur.
Sehari sebelumnya polisi Malaysia mengatakan mereka meminta pemerintah Korut menyerahkan dua lagi warganya yang diduga terlibat dalam pembunuhan pria 53 tahun itu. Kedua warga Korut itu adalah pejabat kedutaan dan seorang pegawai maskapai penerbangan Korut, Air Koryo.
Polisi Malaysia memang belum secara tegas menyatakan Korut sebagai pelaku di balik kematian Jong-nam, namun seorang pria Korut sudah ditangkap bersama tiga orang lainnya, salah satunya warga Indonesia bernama Siti Aisyah.
Komisi Hukum Korea, badan hukum Korut, dalam pernyataannya hari ini mengatakan penyelidikan Malaysia penuh kecurangan dan dipengaruhi oleh pemerintah Korea Selatan yang menuduh KOrut sebagai pelaku.
Korut hingga kini belum mengakui pria yang tewas itu adalah Kim Jong-nam. Pernyataan Komisi Hukum Korea hari ini mengatakan pria itu hanya warga Korut berdasarkan paspornya.
"Pihak yang paling bertanggung jawab atas kematiannya adalah Malaysia karena warga Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) tewas di negara mereka," kata pernyataan itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya