Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Korban bertambah, penembakan di masjid Kanada terjadi saat salat

Korban bertambah, penembakan di masjid Kanada terjadi saat salat Penembakan di masjid Kanada. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Korban penembakan di masjid Kota Quebec bertambah menjadi lima orang. Insiden tragis ini ternyata terjadi saat Salat Isya tengah terjadi.

Seorang saksi mata menyebutkan, ada sekitar tiga orang bersenjata yang menyerang masjid tersebut. Kebetulan, di dalam Pusat Kebudayaan Islam Kota Quebec ada sekitar 40 orang tengah melakukan Salat Maghrib.

"Kenapa hal seperti ini terjadi di sini? Ini aksi barbar," ucap imam masjid, Mohamed Yangui, seperti dikutip dari Reuters, Senin (30/1).

Yangui mengatakan, dia mendapat panggilan panik dari orang-orang yang sedang melakukan salat. Dia mengaku tidak tahu berapa jumlah korban luka, namun Yangui menyebutkan korban dibawa ke rumah sakit berbeda di Kota Quebec.

Insiden Islamofobia di Kota Quebec bukan baru sekali ini terjadi. Juni tahun lalu, ditemukan kepada babi tepat di depan pintu pusat budaya tersebut.

Sementara itu, Islamofobia juga semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir usai debat politik melarang penggunaan niqab. Pada 2013, masjid di wilayah Saguenay diserang dengan darah yang diduga dari babi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Kota Quebec masih berjaga-jaga di depan masjid. Mereka juga tidak mau memberikan komentar mengenai insiden ini. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP