Kopilot diyakini sengaja jatuhkan pesawat, Germanwings pasrah
Merdeka.com - Pihak penerbangan Germanwings tidak merespon apapun atas tuduhan Jaksa Marseille Prancis, yang mengatakan ko-pilot pesawat tersebut sengaja menabrakkan pesawat ke Pegunungan Alpen, Prancis. Induk perusahaan Germanwings, yakni perusahaan penerbangan internasional Lufthansa, mengatakan belum tahu tahu apa yang jadi alasan utama Andreas Lubitz jika tuduhan itu benar adanya.
"Kami dari Lufthansa tidak dapat berkata apa-apa jika memang benar kecelakaan tersebut terjadi lantaran si ko-pilot," ujar Carsten Spohr, CEO Lufthansa, seperti dilansir dari kantor berita CNN, Jumat (27/3).
Kemarin, Jaksa Kota Marseille Prancis, Brice Robin menyatakan muncul dugaan insiden pesawat Germanwings sengaja menabrakkan pesawt ke Pegunungan Alpen.
Dia mengambil alih kemudi, sengaja mengunci pintu kokpit, lalu membuat gerakan menukik tajam. "Informasi ini kami dapat dari data rekaman ruang kokpit (CVR)," kata Robin seperti dilansir BBC.
Kotak hitam Germanwings nomor penerbangan 9525 itu ditemukan beberapa jam setelah peristiwa kecelakaan tersebut oleh tim pencari. Dari rekaman CVR itu diketahui kopilot masih hidup sampai akhir detik.
Lantaran kasus ini, Pemerintah Prancis sampai meminta pertolongan badan intelijen FBI untuk membantu proses investigasi kecelakaan tersebut.
"Pemerintah Prancis meinta bantuan FBI untuk melakukan investigasi kecelakaan ini," kata salah seorang penegak hukum Prancis.

Robin mengatakan, awalnya Pilot dan ko-pilot melakukan hal yang normal selama awal penerbangan. Pada beberapa menit setelah penerbangan, pilot keluar untuk ke kamar mandi, dan meminta Lubitz sebagai ko-pilotnya mengambil alih.
"Namun Lubitz kemudian mengunci kokpit dan mencegah kapten pilot untuk kembali ke ruangannya. Hal itu yang menyebabkan pesawat kehilangan ketinggian," kata Robin.
Kecelakaan tersebut masih belum diketahui merupakan tindakan terorisme atau tidak. Pihak yang terkait juga tidak tahu kondisi kejiwaan Lubitz.
Yang jelas, Lubitz dan 149 orang di pesawat Germanwings tewas lantaran pesawat yang mereka tumpangi menabrak Pegunungan Alpen dan hancur berkeping-keping. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya