Konflik Rohingya, Indonesia siap bantu Myanmar dalam isu multi-etnis
Merdeka.com - Konflik antara etnis Rohingya dan penduduk Myanmar beragama Buddha hingga kini tak menemukan titik terang. Terlebih saat pemerintah Myanmar seolah tutup telinga mengenai hal ini. Hal tersebut menggugah negara-negara lain untuk ikut mengulurkan tangan, mencari solusi dari masalah tersebut. Salah satunya Indonesia.
Pemerintah Indonesia telah mengikuti dengan seksama perkembangan apapun yang terjadi di wilayah Rakhine, di mana penduduk Muslim Rohingya bermukim. Kementerian Luar Negeri melalui juru bicaranya, Arrmanatha Nasir, menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang hal ini.
"Tentu kita prihatin dengan perkembangan yang terjadi selama beberapa minggu ini. Pemerintah sendiri telah mendorong pemerintah Myanmar agar dapat segera memulihkan situasi ini," kata pria yang akrab disapa Tata melalui keterangan resmi yang diperoleh merdeka.com, Senin (21/11).
Selain mendorong Myanmar dalam bentuk memajukan demokrasi dan prinsip hak asasi manusia, Indonesia juga aktif bergerak di lapangan untuk membantu penduduk Rohingya.
"Di lapangan pemerintah Indonesia membuat sekolah baik untuk muslim dan non-Muslim. Selain itu, sebagai negara yang aktif di Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kita melakukan dorongan untuk memajukan Myanmar dalam mengatasi segala tantangan mult-etnis," imbuh Tata.
Indonesia sebagai negara yang sudah berpengalaman dalam menyatukan warga multi-etnis juga akan membagikan pengalaman kepada pemerintah Myanmar.
"Kita siap membantu apabila mereka ingin belajar dari pengalaman kita menjaga keharmonisan antara penduduk multi-etnis. Secara bilateral kita akan terus bekerja sama dengan Myanmar," pungkas Tata. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya