Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kompleks Perumahan Anggota Parlemen Myanmar Dijaga Polisi dan Tentara

Kompleks Perumahan Anggota Parlemen Myanmar Dijaga Polisi dan Tentara Penjaga militer di Myanmar. ©2021 REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Ratusan anggota parlemen Myanmar masih berada di rumah dinas mereka setelah terjadi kudeta militer kemarin.

Salah satu anggota parlemen mengatakan dia dan sekitar 400 rekannya di parlemen masih bisa mengobrol di kompleks rumah dinas dan berbicara melalui telepon dengan konstituen mereka.Namun mereka dilarang meninggalkan kompleks rumah dinas di Naypitaw. Dia mengatakan polisi berada i dalam kompleks dan tentara berjaga di luar kompleks.

Para wakil rakyat itu mengatakan para politisi yang merupakan anggota Partai Liga Nasional untuk Demokrasi dan sejumlah anggota partai lain tidak bisa tidur semalaman karena khawatir mereka akan ditangkap.

"Kita harus tetap terjaga dan waspada," kata si wakil rakyat yang enggan diketahui identitasnya karena alasan keamanan, seperti dilansir laman AP, Selasa (2/1).

Kudeta oleh militer terjadi saat pagi hari ketika anggota parlemen di seluruh negeri berkumpul di ibu kota untuk bersiap hendak menggelar sidang pertama selepas pemilu 8 November lalu. Pihak militer mengatakan pengambil alihan kekuasaan diperlukan karena pemerintah tidak berbuat apa pun atas dugaan kecurangan dalam pemilu yang dimenangkan oleh partainya Aung San Suu Kyi, sang pemimpin sipil Myanmar.

Pengumuman di stasiun televisi militer Myawaddy TV kemarin mengatakan panglima militer Jenderal Min Aung Hlaing akan berkuasa selama setahun ke depan. Pada Senin malam kantor panglima militer mengumumkan nama-nama menteri kabinet. Sebelas menteri terdiri dair jenderal militer, mantan jenderal dan mantan penasihat pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh bekas jenderal Thein Sein.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP