Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah cinta sipir dan narapidana, berawal & berakhir di penjara

Kisah cinta sipir dan narapidana, berawal & berakhir di penjara Syndi Baker. ©Daily Mail

Merdeka.com - Syndi Baker, gadis Inggris berusia 25 tahun, adalah seorang sipir penjara. Dia menjalin hubungan asmara dengan dua pesakitan di tempat dia bertugas. Salah satu kekasihnya bahkan seorang pembunuh yang divonis penjara seumur hidup.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (23/12), Syndi menjalin hubungan cinta dengan kedua narapidana itu lewat surat. Dia ketahuan setelah polisi diminta menyelidiki Syndi karena seorang terpidana mengaku menjalin hubungan seksual dengan gadis berambut pirang itu.

Setelah menggeledah kamar tidurnya, polisi menemukan sejumlah surat berisi hubungan dia dengan seorang pria yang dipenjara seumur hidup setelah membunuh pada 2009.

Pengadilan Guildford Crown menyebutkan surat Syndi tertanggal 1 Juni 2012 berisi ketertarikan pada hubungan seksual antara keduanya.

"Dia menulis seolah mereka berdua teman. Mereka punya hubungan istimewa," kata jaksa Ruby Selva.

Pada surat 16 Juni 2012 keduanya menyatakan mereka harus menghabiskan waktu bersama untuk saling mengenal lebih jauh.

"Surat itu mengatakan mereka saling mencintai dan akan berhubungan seks," kata Selva.

Menurut pengadilan, Syndi menjadi sipir penjara di Greenwich, timur laut London, antara 2010 hingga 2012.

Dengan terbongkarnya kasus ini oleh detektif pada Agustus tahun lalu, Syndi telah melanggar aturan kedisiplinan sebagai petugas sipir penjara. Dia akhirnya mengundurkan diri setelah ketahuan.

Syndi kini tengah hamil anak kedua. Dia mendapat dukungan dari kedua orangtuanya yang juga pernah berkarier sebagai sipir penjara.

Di pengadilan, Syndi menangis ketika hakim membacakan vonis hukuman penjara 12 bulan baginya.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP