Kini lebih banyak mana di Eropa, dukung atau anti-Islam?
Merdeka.com - Eropa tengah berduka. Menyusul tragedi penyerangan kantor tabloid Charlie Hebdo di Paris, Prancis, pekan lalu, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Joachim Gauck dua hari lalu menghadiri demo komunitas muslim di Ibu Kota Berlin.
Merkel dan Gauck bermaksud mengkampanyekan sikap toleransi dan kebebasan beragama di Jerman.
Panitia mengatakan acara itu bertujuan mengutuk serangan di Paris dan menunjukkan solidaritas kepada korban.
Demo kali ini juga merupakan respon atas unjuk rasa anti-Islamisasi yang digelar organisasi anti-Islamisasi Pegida di Kota Dresden Senin lalu. Unjuk rasa Pegida itu disebut-sebut mencapai rekor dihadiri 25 ribu orang.
"Jerman telah menjadi negara yang lebih beraneka ragam secara keagamaan, budaya, dan mentalitas karena imigran. Keanekaragaman ini membuat negara kita sukses, menari, dan disukai," kata Gauck, seperti dilansir BBC, Selasa (13/1).
Kepala Dewan Muslim Jerman Aiman Mazyek di hadapan para pengunjuk rasa ikut menyatakan sikap. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya