Kim Jong-nam dibunuh, keluarganya di Makau menghilang
Merdeka.com - Pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, Kim Jong-nam, hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat publik. Bukan hanya keterangan identitas pembunuh saja yang diburu, keberadaan keluarga Kim juga turut dipertanyakan.
Kendati demikian, sejak beredarnya berita pembunuhan ini, keluarga Kim yang bermukim di Makau justru menghilang. Salah satu wartawan dari harian Korea Selatan, Chosun Ilbo, yang mendatangi tempat tinggal Kim di apartemen mewah berlantai delapan dan kondominium bertingkat menyatakan bahwa kedua tempat tersebut kosong.
"Tidak ada yang bisa dimintai keterangan di sana," ujar wartawan tersebut seperti dilansir dari laman Straits Times, Jumat (17/2).
Selain itu, beberapa ekspatriat Korea Selatan di Makau juga tidak melihat anak Kim, Han Sol dan Sol Hui di tempat biasa mereka belajar.
"Saya mencoba menelepon istri Jong-nam setelah mengetahui berita tentang pembunuhan, tapi ponselnya dimatikan. Mereka mungkin memiliki rencana lain untuk menghindari situasi buruk terjadi," kata salah satu keluarga dari teman putra Kim.
Seperti diketahui, Kim menetap di Makau pada 2002 silam dengan visa kunjungan. Namun tak lama kemudian dia mendapatkan kewarganegaraan. Kim dan keluarganya pindah ke sebuah kondominium tahun 2008 agar anak-anaknya bisa bersekolah di sekolah internasional yang hanya berjarak lima menit dari kondominium.
Namun dia pindah lagi ke apartemen lain pada 2011 ketika tempat tinggalnya diketahui publik kalangan Korsel setelah putranya membawa pulang pacarnya yang merupakan orang Korsel.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya