Khawatir demo rusuh, Bahrain serukan warganya segera tinggalkan Iran
Merdeka.com - Bahrain mengimbau warganya tidak pergi ke Iran dalam kondisi apa pun seiring merebaknya unjuk rasa besar-besaran di Negeri Mullah itu.
Kementerian Luar negeri Bahrain juga menyerukan agar seluruh warganya segera meninggalkan Iran. Dalam pernyataan di media sosial Twitter, pemerintah Bahrain menyebut saat ini di Iran sedang terjadi 'kekacauan besar dan situasi tidak aman dan penuh kekerasan'.
Warga Bahrain yang kebanyakan menganut Islam Syiah umumnya pergi ke Iran untuk wisata religi.
Namun selama ini hubungan antara Kerajaan Bahrain dengan Iran kurang berjalan mulus karena Bahrain menuding Iran campur tangan dalam urusan dalam negerinya.
Bahrain adalah negara Teluk pertama yang mengumumkan imbauan perjalanan ke Iran. Sejak Kamis lalu serangkaian unjuk rasa merebak di sejumlah kota di Iran hingga kabar terbaru menyebut sedikitnya 20 orang tewas, termasuk seorang polisi.
Presiden Iran Hassan Rouhani sudah berjanji akan menindak para perusuh dan penghasut dalam demonstrasi yang disebut-sebut lebih besar ketimbang unjuk rasa pada 2009 ini.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya