Ketika Puluhan Negara Tutup Pintu untuk Inggris Setelah Temuan Varian Baru Covid-19
Merdeka.com - Belum lama ini, varian baru virus corona terdeteksi di Inggris. Temuan ini memaksa Inggris memberlakukan sejumlah pembatasan ketat lainnya. Wilayah kota London dan Inggris tenggara juga menerapkan lockdown selama liburan Natal sampai awal Januari 2021.
Varian baru ini disebut 70 persen lebih menular dibandingkan jenis yang biasa. Sejumlah negara pun mengambil langkah pencegahan dengan melarang penerbangan dari dan ke Inggris.
Sampai saat ini terhitung ada lebih dari 40 negara yang memberlakukan pelarangan penerbangan ini.
Dikutip dari Alarabiya, Kamis (24/12), Badan Asing, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris (FCDO) mengumumkan negara-negara berikut ini melarang penerbangan dari Inggris: Austria, Belgia, Bulgaria, Kanada, Kolombia, Kroasia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Hungaria, India, Irlandia, Italia, Yordania, Latvia, Lithuania, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Rusia, Slovakia, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Tunisia, dan Turki.
Filipina dan China juga baru-baru ini melarang penerbangan dari dan ke Inggris.
Yunani mewajibkan karantina tujuh hari bagi semua penumpang yang dating dari Inggris. Sementara itu, Chile melarang warga asing non penduduk masuk ke wilayahnya yang telah berada di Inggris selama 14 hari terakhir.
Arab Saudi, Kuwait, dan Oman menutup perbatasannya secara total.
Jenis-Jenis Pembatasan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPrancis melarang semua lalu lintas penumpang dan kargo dari Inggris selama 48 jam, merupakan pembatasan paling ketat sejauh ini. Namun larangan ini berakhir sampai Selasa malam lalu. Larangan kembali berlaku untuk penerbangan dan lalu lintas melalui terowongan di bawah Selat Inggris.
Belgia adalah negara lain yang terhubung dengan Inggris melalui terowongan itu melarang penumpang turis, termasuk penumpang transit. Larangan berlaku 24 jam mulai Minggu dini hari.
Sementara Jerman melarang pendaratan pesawat dari Inggris sampai 31 Desember. Larangan yang sama juga diberlakukan Belanda sampai tahun baru.
Spanyol melarang penerbangan dari Inggris mulai Selasa sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, kecuali bagi mereka yang membawa warga negara Spanyol atau orang-orang dengan domisili Spanyol. Spanyol juga akan meningkatkan kontrol perbatasan dengan Gibraltar, koloni Inggris di pantai barat daya Spanyol.
Swiss melarang warga negara asing datang dari Inggris dan Afrika Selatan dan memerintahkan mereka yang tiba sejak 14 Desember agar dikarantina. Sementara itu Italia melarang penerbangan dari dan ke Inggris sampai 6 Januari. Negara ini juga melarang siapapun masuk ke Italia yang transit melalui Inggris dalam 14 hari terakhir.
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSejak Selasa, Rusia melarang lalu lintas udara dari dan ke Inggris dan berlaku selama sepekan.
Austria juga tak mengizinkan pesawat komersil dari Inggris mendarat sampai 1 Januari. Swedia melarang semua kedatangan dari Inggris dan Denmark sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Sementara itu Norwegia melarang semua penerbangan dari Inggris yang mulai berlangsung pada Senin. Bulgarian menerapkan larangan yang sama sampai 31 Januari. Sedangkan Malta menerapkan larangan ini sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Finlandia melarang sementara penerbangan dari dan ke Inggris; maskapai nasional Finnair menghentikan semua penerbangan dari dank e Inggris selama dua pekan.
Polandia, Portugal, Hungaria, Republik Ceko, Slovakia, Makedonia Utara melarang hal yang sama sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Di AS, Gubernur negara bagian New York mengatakan akan melarang penerbangan dari Inggris ke New York City.
Amerika Latin
Sejumlah negara Amerika Latin juga menangguhkan sementara penerbangan dari dan ke Inggris. Peru melarang penerbangan dari Eropa sampai dua pekan mendatang.
El Salvador menutup pintu masuknya bagi siapapun yang datang dari Inggris dan Afrika Selatan.
Chile melarang penerbangan langsung Inggris dan melarang orang asing masuk ke wilayahnya yang telah berkunjung ke Inggris dalam dua pekan terakhir.
Argentina melarang semua penerbangan komersil dari dan ke Inggris.
Timur Tengah dan Afrika
Israel awalnya melarang penerbangan dari Inggris, Denmark dan Afrika Selatan kemudian memperketat pembatasan pada Senin, melarang warga negara asing memasuki negara itu selama 10 hari.
Iran melarang penerbangan dari dan ke Inggris selama dua pekan mulai Senin. Semua pesawat Iran diperintahkan untuk kembali ke Iran dari Inggris tanpa penumpang.
Tak hanya penerbangan Inggris, Turki juga melarang penerbangan dari Denmark, Belanda, dan Afrika Selatan untuk sementara sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut.
Yordania melarang penerbangan dari Inggris sampai 3 Januari, baik penerbangan langsung maupun tidak langsung.
Pakistan memberlakukan larangan sementara bagi pelancong yang datang dari Inggris mulai Selasa dan hingga 29 Desember. Warga negara Pakistan akan diizinkan pulang dari Inggris asalkan tes hasil tes Covid-19 mereka negatif.
Sudan melarang pelancong yang datang dari Inggris, Belanda, dan Afrika Selatan, mulai Senin hingga 5 Januari.
Tunisia melarang penerbangan dari Inggris, Afrika Selatan dan Australia, mulai Senin ini dan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut. Siapa pun yang pernah tinggal atau transit melalui negara-negara ini tidak akan diizinkan memasuki wilayah Tunisia.
(mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya