Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesal gaji tak kunjung dibayar, pekerja konstruksi segel mobil bos

Kesal gaji tak kunjung dibayar, pekerja konstruksi segel mobil bos mobil bos di china disegel karyawan konstruksi. ©Daily Mail

Merdeka.com - Kelompok pekerja konstruksi di sebelah timur China meluapkan aksi protes karena gaji mereka tidak kunjung dibayar dengan menyegel mobil bos mereka.

Para pekerja imigran Zona Pembangunan Ekonomi Shangrao di Provinsi Jiangxi menggunakan tiang perancah bangunan untuk mengunci ban mobil bos mereka, agar tidak bisa kabur, ujar situs setempat People's Daily Online, seperti dikutip koran the Daily Mail, Kamis (28/1).

Menurut laporan ada 12 tiang panjang mengelilingi mobil itu. Tidak hanya itu, pekerja juga membuat kempes ban mobil agar memastikan mobil tersebut tidak bisa berpindah tempat.

Para pekerja cemas akan upah yang tak kunjung mereka terima, menyusul perayaan tahun baru China yang semakin dekat. Mereka takut tidak memiliki cukup uang untuk pulang ke kampung halaman dan merayakan bersama keluarga.

"Sebanyak 70 ribu Yuan (setara dengan Rp 146,6 juta) upah yang harus dibayarkan kepada satu pekerja, dan kami masih menunggu uang tersebut dilunasi kepada kami," tutur seorang pekerja.

Di China terdapat 250 juta pekerja imigran yang rela meninggalkan desa mereka demi mendapatkan upah yang lebih besar ketimbang di bekerja di desa. Mereka rela meninggalkan keluarga selama bertahun-tahun demi dapat menghidupi mereka secara finansial. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP