Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesaksian WNI di Ukraina saat Invasi Rusia: Dengar Ledakan dan Takut Ditangkap

Kesaksian WNI di Ukraina saat Invasi Rusia: Dengar Ledakan dan Takut Ditangkap Serangan Rusia ke Ukraina. ©2022 REUTERS/Valentyn Ogirenko

Merdeka.com - Raungan sirine bergema di beberapa wilayah Ukrania. Sirena tersebut menandakan invasi Rusia ke Ukraina telah dimulai.

Seorang WNI yang tinggal di Ukraina barat mengatakan bunyi sirene yang bergema di kota tempat tinggalnya membuat 'merinding'.

"Kami di rumah, saat bangun terdengar suara sirene, dan kami buka jendela...Di setiap koa ada peringatan dengan suara sirene. Itulah tanda peringatan untuk kita bahwa perang sudah dimulai, beberapa kota diserang," kata Benni yang tinggal di Kota Ternopil bersama istrinya, yang merupakan warga Ukraina dan putri mereka.

Benni Sitanggang mengatakan pemerintah setempat telah membagikan peta untuk tempat persembunyian dan bunker-bunker untuk keamanan.

"Kita sudah dikasih peta, masyarakat tahu ke mana perginya bila terjadi hal-hal yang tak diinginkan," kata Benni kepada BBC News Indonesia.

Benni juga mengatakan pemerintah setempat juga meminta warga tak terlalu panik dan terus mengikuti berita dan mendengar seruan pemerintah apa yang harus dilakukan. Benni yang tinggal di Ternobil, sekitar lima jam berkendara dari Kiev mengatakan, kekhawatiran tertangkap namun mereka semua tetap waspada.

Ia juga mengatakan seruan dari KBRI meminta WNI tenang dan diberikan penyuluhan untuk persiapan, termasuk mempersiapkan dokumen dalam tas, pakaian seperlunya untuk berjaga-jaga.

Sementara itu, seorang WNI di Kiev, Tono (bukan nama sebenarnya) juga bercerita mendengar bunyi sirene di pagi hari. Dia mengatakan telah menyiapkan air bersih dan makanan di rumahnya sebelum memutuskan evakuasi ke KBRI.

"Saat ini sudah ada lebih dari 50 orang termasuk keluarga pejabat KBRI," kata Tono kepada BBC News Indonesia.

Tono mengatakan melihat warga Kiev yang antre membeli makanan dan evakuasi mandiri dengan menggunakan kendaraan.

Tono juga mengatakan sempat mendengar bunyi ledakan dari KBRI namun tidak dapat memastikan apakah bunyi itu antimisil Ukraina atau rudal yang ditembakkan Rusia.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP