Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala intelijen AS tanggapi kemarahan Trump soal kasus Rusia

Kepala intelijen AS tanggapi kemarahan Trump soal kasus Rusia James Clapper. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump, marah pada intelijen AS karena membocorkan hasil pertemuan rahasia dengan menuduh Rusia memanfaatkan keuntungan darinya. Namun, hal tersebut ditolak kepala agen mata-mata AS.

"Saya menekankan dokumen ini bukan produk Komunitas Intelijen AS dan saya tidak percaya dengan kebocoran yang datang dari dalam komunitas ini," kata Direktur Intelijen Nasional James Clapper, dikutip dari BBC, Kamis (12/1).

Meski demikian, dia juga sangat kecewa atas bocornya hal tersebut.

Clapper mengatakan, mereka setuju pelanggaran keamanan itu bersifat sangat korosif. Dia menambahkan, jika ada yang merusak keamanan nasional, maka komunitas intelijen siap untuk melayani pemerintahannya.

Tanggapan Clapper ini merupakan jawaban atas kemarahan Donald Trump kepada intelijen AS yang sudah membocorkan hasil pertemuan mereka. Pasalnya intelijen AS menuding Rusia memanfaatkan dirinya.

Menurut Trump, Rusia tidak mungkin melakukan hal itu pada dirinya. Dia yakin tuduhan terhadap Rusia tidak berdasar.

"Memanfaatkan saya, tidak mungkin. Itu sesuatu yang hanya akan dilakukan Nazi Jerman," ujar Trump.

Meski demikian, Trump merasa tudingan seperti ini seharusnya tidak usah disebarkan.

"Informasi seperti ini seharusnya tidak pernah ditulis dan tidak dirilis. Semua ini berita bohong. Hanya orang 'sakit' yang menjadikan semua ini keuntungan," tegasnya.

"Saya pikir ini sangat tidak baik. Sangat memalukan ketika intelijen kita sendiri yang menyebarkannya," lirih Trump. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP