Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemlu: Tiga WNI hilang di Nepal akan dinyatakan tewas

Kemlu: Tiga WNI hilang di Nepal akan dinyatakan tewas Kartu identitas salah satu WNI yang ditemukan di reruntuhan Langtang, Nepal. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri berencana segera mengeluarkan surat kematian tiga warga negara Indonesia korban gempa Nepal pada 25 April lalu. Prosesnya kini diupayakan oleh Dubes Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Wiranata Atmadja.

"Saat ini Dubes kita untuk Nepal ada di Indonesia, saya sudah minta tolong beliau untuk usahakan membantu keluarga korban mengenai keperluan yang dibutuhkan, termasuk surat itu," ujar Menlu Retno disela-sela acara perayaan HUT Kementerian Luar Negeri ke-70 di Pejambon, Jakarta, Rabu (19/7).

Surat tersebut sudah dikeluarkan dari kementerian di Nepal. Pihak Nepal juga mengatakan telah menghentikan proses evakuasi korban.

Tiga pendaki asal Indonesia diketahui hilang setelah gempa Nepal pada akhir April lalu. Mereka adalah Alma Parahita, Kadek Andana, dan Jeroen Hehuwat, ketiganya tergabung dalam Taruna Hiking Club (THC).

Posisi terakhir ketiga WNI itu adalah di sekitar Hotel Everest, Taman Nasional Langtang, Nepal. Pada 7 Mei lalu, dompet milik Alma Parahita ditemukan tim SAR Spanyol. Di dalam dompet itu terdapat KTP, SIM C, dan NPWP milik Alma Parahita.

Kondisi Langtang hancur lebur akibat longsoran salju dan batu. Evakuasi untuk mencari para WNI perlu menggunakan alat berat, tapi sejak gempa hingga sekarang situasi belum memungkinkan. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP