Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemlu selidiki informasi polisi Jambi gabung ISIS

Kemlu selidiki informasi polisi Jambi gabung ISIS Anggota Polri dari Jambi diduga gabung ISIS. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Indonesia mencoba mencari tahu kebenaran Brigadir Syahputra, anggota Polres Batang Hari, Jambi yang ikut jadi militan kelompok Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir, melalui sambungan telepon kepada merdeka.com mengatakan sedang melakukan cek ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus.

"Kita lagi nyari. Kita cek dulu kebenarannya ke KBRI di Damaskus," ujarnya saat dihubungi, Selasa (30/6).

Arrmanatha juga mengatakan pihaknya belum menggelar komunikasi khusus dengan Polri untuk melacak personil polisi yang desersi itu.

Brigadir Syahputra tercatat sempat izin membuat paspor pada 17 Februari lalu. Sejak 19 Maret pria ini tidak lagi masuk dinas.

Dari sang istri, Helby Sagita, suaminya tersebut sempat memberitahu berada di Turki. Namun, hingga kini pria tersebut tidak dapat dihubungi.

Berdasarkan kabar media propaganda ISIS, Syahputra tewas akibat serangan bom yang digeber jet tempur Amerika Serikat di kawasan Tal Tamer, al-Barakah, Suriah, akhir pekan lalu. Jika informasi ini akurat, momen tewasnya Syahputra bersamaan dengan serangan jet tempur AS di empat bangunan milik militan khilafah.

Oleh media propaganda ISIS, Syahputra disebut militan yang bersemangat, walau belum lama bergabung dengan Khilafah Islamiyah gaya baru itu. Namanya di Suriah berganti menjadi Abu Azzayn al Indunisiy.

"Perjalanan hijrah dan jihadnya bisa dibilang teramat singkat, akan tetapi beginilah Allah azza wa jalla memilih diantara Mujahidin," tulis media propaganda tersebut.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP