Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemlu pastikan korban di Masjidil Haram cepat mendapat bantuan

Kemlu pastikan korban di Masjidil Haram cepat mendapat bantuan Hujan es di Mekkah. ©2015 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri mengucapkan bela sungkawa atas musibah crane yang jatuh menimpa jamaah haji di Masjidil Haram, Makkah. Dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sana juga akan memastikan proses identifikasi, dan secepatnya memberikan bantuan bagi korban warga negara Indonesia.

"Kita akan memastikan proses identifikasi bersama dengan pihak terkait lainnya, serta bantuan bagi korban WNI dapat diberikan secepatnya," seperti dikutip dari rilis Kemlu, Sabtu (12/9).

Dalam keterangan tersebut juga dikatakan, Konsulat Jenderal RI bersama staf teknis haji di Jeddah sedang melakukan koordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan WNI yang menjadi korban dapat penanganan terbaik. Tim KJRI bersama tim haji masih terus menangani korban yang sudah ditemukan.

"Tim juga masih terus melakukan sweeping untuk mencari kemungkinan adanya korban WNI lainnya, mengingat jamaah haji dari Indonesia merupakan yang terbesar," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Lalu Muhammad Iqbal.

Hingga pukul 1 waktu setempat, diketahui jumlah WNI yang menjadi korban sebanyak 33 orang, dua orang tewas dan 31 lainnya terluka. Sementara itu, korban tewas bernama Masnauli Sijuadil Hasibuan (54) dari Medan, dan Iti Rasti binti Darmini (57) dari Jawa Barat.

Badai angin kencang disertai hujan es di wilayah Makkah diduga sebagai penyebab crane terjatuh dan menimpa Masjidil Haram. Crane tersebut merupakan alat yang digunakan untuk pembangunan perluasan Masjidil Haram.

Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, crane patah dan menimpa jamaah haji yang sedang melakukan tawaf, termasuk jamaah haji asal Indonesia.

Untuk keluarga korban yang menginginkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi keluarga di Makkah, bisa menghubungi hotline yang disediakan Kementerian Luar Negeri melalui nomor+966 543603154. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP