Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga korban minta jagal ISIS ditembak mati

Keluarga korban minta jagal ISIS ditembak mati David Haines digorok ISIS. ©dailymail.co.uk

Merdeka.com - Anggota kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang menjadi jagal pembunuh tawanan dalam enam video sudah terungkap identitasnya kemarin oleh koran the Washington Post dan BBC.

Pria yang disebut John si Jihadis itu bernama Muhammad Emwazi, warga London, Inggris, berusia 26 tahun.

Setelah mengetahui informasi itu, keluarga pekerja kemanusiaan asal Skotlandia David Haines yang jadi korban pemenggalan itu meminta Emwazi ditangkap dan dihukum mati.

Istri Haines mengatakan kepada BBC, dia ingin Emwazi ditangkap hidup-hidup.

"Itu akan menjadi kepuasan moral bagi keluarga korban. Sebab jika dia terbunuh maka itulah yang dia inginkan, mati syahid. Saya ingin dia diseret ke pengadilan," kata Drgana Haines, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Jumat (27/2).

Sebelumnya putri Haines, Bethany, mengatakan keluarga tidak akan tenang jika jagal ISIS itu belum mati.

"Saya rasa semua keluarga korban akan merasa tenang dan lega jika ada peluru bersarang di antara kedua mata dia (Emwazi)," kata Bethany.

David Haines , 44 tahun, dibunuh pada September lalu setelah dia ditangkap di Suriah pada 2013.

Saat ditangkap Haines bekerja untuk badan kemanusiaan Prancis ACTED yang membantu korban perang Suriah. Menurut BBC, Haines saat itu sedang membantu pengiriman air bersih, makanan, dan tenda di kamp pengungsi dekat Atmeh, Provinsi Idlib, Suriah.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP