Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga di AS keliru mengkremasi nenek orang lain

Keluarga di AS keliru mengkremasi nenek orang lain Keluarga Val Jean keliru mengkremasi orang lain. ©2016 Merdeka.com/Richard McDonald

Merdeka.com - Keluarga mendiang Val-Jean McDonald asal Kota New York, Amerika Serikat, sedang berduka. Mereka ditinggalkan oleh sang nenek 81 tahun itu setelah bertahun-tahun berusaha melawan kanker. Pekan lalu, ketika keluarga sepakat mengkremasi jasadnya, kesedihan mereka malah jadi berlipat ganda.

Pihak perusahaan layanan kremasi ternyata keliru membakar jasad orang lain. Keluarga mulai curiga sejak peti mati terbuka untuk disaksikan terakhir kali. Wajah Val-Jean terlihat sangat berbeda.

"Saya sempat bertanya-tanya, kenapa rambut nenek dicukur habis. Tapi saya pikir mungkin itu karena kankernya," kata Errol McDonald, putra kandung Val-Jean, seperti dilansir the Guardian, Kamis (24/3).

Cucu Val-Jean yang masih 10 tahun, punya mata lebih jeli dibanding keluarga besar McDonald lainnya. Selama prosesi menjelang kremasi, bocah ini selalu berkata, "itu bukan nenek." Tapi ucapan bocah ini diabaikan oleh keluarga besar.

Kecurigaan keluarga terbukti lima hari kemudian. Rumah pemakaman McCall Bronxwood yang mengurus kremasi mendiang Val-Jean mengakui kekeliruan karena jasad sang nenek masih ada di salah satu lemari jenazah. "Bayangkan, sosok yang saya cium sebelum menjadi abu kemarin ternyata bukan ibu," kata Darryl, putra Val-Jean yang lain.

Saat ini Kepolisian New York memeriksa pemilik rumah pemakaman. Siapa jasad yang telah mereka kremasi juga sedang diselidiki. Pemilik rumah pemakaman McCall menolak berkomentar mengenai keteledoran anak buahnya. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP