Keluarga akan memakamkan Muhammad Ali di Kentucky
Merdeka.com - Petinju legendaris Muhammad Ali wafat pada usia 74 tahun di Rumah Sakit Kota Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Sabtu (4/6) dini hari waktu setempat. Ali sudah masuk rumah sakit dua hari lalu akibat gangguan pernapasan. Seluruh keluarganya mendampingi Ali detik-detik menjelang ajal menjemput.
Pihak keluarga menyatakan sang petinju meninggal imbas dari penyakit Parkinson yang dideritanya selama 32 tahun terakhir. "Muhammad Ali telah meninggal dalam damai," kata Bob Gunneli, juru bicara keluarga, seperti dilansir NBC News.
Menurut keluarga, petinju yang dulunya bernama Cassius Marcellus Clay itu akan dimakamkan di kota kelahirannya, Louisville, Negara Bagian Kentucky. Tanggal pelaksanaan prosesi pemakaman belum diumumkan lebih lanjut.
Seperti dicatat BBC, Muhammad Ali adalah salah satu petinju terbaik sepanjang masa. Dia sekaligus atlet yang kesohor di seluruh dunia.

Muhammad Ali kalahkan Sonny Liston (c) www.fox.com.au
Ali memenangi 56 dari 61 pertandingan tinju profesionalnya, 37 di antaranya dengan KO. Dia berhasil mengalahkan Sonny Liston pada 1964, yang membuatnya menjadi petinju pertama sepanjang sejarah memenangkan tiga gelar dunia.Beberapa bulan setelah mengalahkan Sonny Liston, Clay masuk Islam.Muhammad Ali pensiun pada 1981.
Ali meraih puncak popularitas saat memenangi pertandingan di Zaire pada 1974, melawan rivalnya George Foreman. Pertandingan di tengah hutan itu adalah salah satu acara tinju paling banyak diliput sepanjang sejarah, disiarkan pula oleh TVRI bagi penonton Indonesia.
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya