Kelompok aktivis HAM Jerman tuduh Saudi ikut mendanai ISIS
Merdeka.com - Aktivis hak asasi manusia di Jerman menuduh Arab Saudi sebagai negara yang membiayai kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Tuduhan ini diungkapkan dengan memproyeksikan bendera ISIS bersamaan dengan kata-kata 'Daesh Bank' di gedung kedutaan Arab Saudi di Berlin.
Para aktivis menduga, Kerajaan Arab Saudi ikut mendanai kelompok teror tersebut. Dengan hal ini juga, para pegiat HAM melancarkan protes atas hukuman yang diberikan kepada Raif Badawi, seorang blogger yang dianggap menghina Islam.
"10 Tahun dan 1000 cambukan diberikan karena menulis blog," tulis protes mereka di gedung kedutaan, seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (17/5).

Aksi yang penyelenggaraannya dibantu oleh seniman Oliver Bienkowski dan Pixel Helper ini diunggah ke grup Facebook mereka. Dalam laman sosial media itu, mereka menulis dugaan hubungan antara Arab Saudi dan kelompok teror tersebut.
Dibalik semua tuduhan tersebut, tahun lalu Saudi mengumumkan tertarik untuk melawan radikalisasi dikalangan anak muda.
"Seperti Jerman, kita adalah bagian dari koalisi negara anti-ISIS dan berjuang berdampingan melawan terorisme," ungkap pernyataan yang dikeluarkan Kerajaan Saudi.
Aksi para pegiat HAM ini muncul usai Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengadakan pembicaraan dengan Negeri Petro Dolar untuk meminta dukungan Saudi kepada AS atas konflik Suriah. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya