Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kekuatan militer Negara Barat telah dilewati Asia

Kekuatan militer Negara Barat telah dilewati Asia Jet tempur Prancis serang ISIS. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Laporan teranyar dari Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS) menyebutkan, kekuatan militer negara Barat kini kian memudar seiring negara Asia makin maju dalam teknologi militer.

Dalam laporan itu dikatakan teknologi persenjataan militer yang selama ini dikuasai Barat kini sudah bisa dikuasai juga oleh negara-negara lain di dunia.

Russia Today melaporkan, Selasa (9/2), laporan bertajuk "Keseimbangan Militer 2016" itu membeberkan hasil survei terhadap pengeluaran militer 171 negara di seluruh dunia. Laporan yang dirilis saban tahun ini kerap menjadi sumber rujukan penting di bidang militer dan pertahanan bagi kebijakan keamanan nasional.

IISS menuturkan, teknologi seperti rudal balistik dari kapal perang, kehebatan pesawat tanpa awak (drone), dan kecanggihan persenjataan militer lainnya yang selama ini banyak dikuasai negara Barat kini sudah banyak dipakai pula oleh negara-negara lain.

Sejak 2011 negara-negara yang menguasai dan memakai teknologi drone sudah bertambah dua kali lipat. China bahkan mengekspor drone ke negara-negara sekutunya seperti Irak dan Nigeria.

Dalam laporan IISS itu juga diungkapkan soal pengeluaran militer Rusia, negara Asia, dan negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Anggaran militer Rusia pada 2015 meningkat dan menyebabkan anggaran pertahanan di negara-negara dunia juga naik sebesar 20 persen. Negara-negara di Asia bahkan membelanjakan uang USD 100 miliar lebih banyak ketimbang negara-negara Eropa yang tergabung dalam NATO.

Sejak 2001 jumlah batalyon militer di sejumlah negara kuat NATO dan di Amerika juga menyusut dari 649 menjadi 185. Pesawat tempur Inggris yang tadinya berjumlah 475 unit (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP