Kekecewaan publik pada media barat soal aksi teror Masjid London
Merdeka.com - Satu orang tewas sedangkan sembilan lainnya terluka akibat mobil van menabrak kerumunan orang yang baru saja selesai melakukan salat Tarawih di masjid Taman Finsbury, London, Inggris.
Kejadian tersebut membetot perhatian publik, khususnya umat Muslim. Selain menyayangkan aksi teror tersebut, banyak pula publik kecewa terhadap media barat yang memberitakan kejadian itu. Banyak media yang menulis kejadian ini hanya sebagai 'peristiwa' bukan 'aksi teror'.
"Pelaporan dan penggunaan bahasa digunakan media barat atas kejadian di Taman Finsbury benar-benar memalukan. Jelas kata 'teroris' hanya diperuntukkan bagi umat Islam. Sebut saja itu 'insiden teror' jangan cuma 'kejadian mengerikan'," tulis penyanyi Inggris Sami Yusuf di akun Twitternya, seperti dilansir dari laman Arab News, Selasa (20/6).
Senada dengan Yusuf, penyanyi Arab, Elissa juga mempertanyakan pemberitaan bias media barat terhadap umat Islam.
"Serangan di dekat masjid London sangat meyakitkan. Dunia benar-benar sudah gila. Serangan lain terjadi, hari berdarah lain kembali, dan semua korbannya adalah orang Muslim. Tetapi tetap saja kalian menuduh Islam sebagai teroris? Mereka hanya orang-orang aneh tak punya agama!" tulis Elissa.
Sementara itu, penulis novel Hary Potter, JK Rowling, juga turut angkat bicara. Dia menulis di akun media sosial Twitternya terkait kejadian teror itu seraya menyertakan berita dari media barat, Daily Mail.
"Daily Mail sepertinya salah menulis kata 'teroris' jadi 'sopir van putih'. Sekarang mari kita diskusikan bagaimana pelaku teror ini diradikalisasi," tulis Rowling.
"Mereka yang tidak memanusiawikan dan menstereotipkan umat Muslim tidak punya moral yang tinggi," tambahnya.
Selain kekecewaan publik terhadap media barat, banyak juga jemaah Muslim setempat yang jadi saksi mata kejadian mengeluh bahwa polisi tidak segera menindak pelaku dan memperlakukannya sebagai teroris.
"Para polisi itu pasti akan memperlakukan pelaku dan menyebutnya serangan teroris apabila pelakunya adalah seorang muslim," kata jemaah tersebut.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya