Kejinya militan bikin teror bom global jelang Idul Fitri
Merdeka.com - Hari Raya Idul Fitri diperingati sebagai Hari Kemenangan bagi seluruh umat di muka bumi. Namun, perayaan hal tersebut tampak ternoda pada tahun ini. Serangkaian teror militan lewat penyanderaan dan bom bunuh diri menghantui publik dunia.
Di mulai dari sebuah penyanderaan sepekan sebelum Hari Raya. Kala itu teror menyerang pengunjung kafe di Ibu Kota Dhaka, Bangladesh. Enam pelaku ditembak mati pasukan khusus, sedangkan satu teroris ditangkap hidup-hidup. Tindakan para pelaku menewaskan 22 orang, 18 di antaranya turis asing, 9 orang Italia dan 7 orang Jepang.
Lewat info otoritas setempat, para militan adalah mereka yang tergabung dalam umatul Mujahidin Bangladesh (JMB), salah satu jaringan teror di negara mayoritas muslim tersebut.
Belum lama berselang dari insiden penyanderaan, sebuah bom bunuh diri meledak di Jeddah. Pelaku sendiri diketahui adalah seorang berwarga negara Pakistan, Abdulah Qalzar Khan.
Insiden yang terjadi Senin (4/7), pukul pukul 2.15 dini hari diduga kuat menyasar sebuah masjid dekat kantor Konsulat Amerika Serikat di Jeddah, mengingat jarak ledakan yang hanya berseberangan dengan lokasi ledakan. Pelaku tewas ditempat dengan melukai 2 orang petugas keamanan.

Belum habis investigasi di Arab Saudi terkait teror di Jeddah, masih di hari yang sama, publik dunia dikagetkan dengan dua ledakan di tempat berbeda di dekat Masjid Nabawi di Madinah serta Masjid Qatif. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya