Kegagalan ASEAN-China implementasikan SDG, berdampak pada dunia
Merdeka.com - Penasihat Senior Yayasan Mae Fah Luang, Alessandro Calvani, mengatakan pengembangan sumber daya manusia di ASEAN sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG). Karenanya, penetapan SDG oleh PBB dalam sidang Majelis Umum PBB untuk jangka waktu 2015-2030.
"Kenapa 2030 penting? Ini sangat esensial dan sebuah keharusan. Ini bukan soal pengembangan ekonomi, politik, atau yang lain, tetapi soal pengembangan manusia," ujar Penasihat Senior Yayasan Mae Fah Luang, Alessandro Calvani, kepada awak media, Senin (19/9).
Menurut dia, ASEAN dan China sangat penting untuk mencapai SDG sebagai tolok ukur dunia. Sebab, jumlah penduduk ASEAN dan China sangat besar.
"Jika ASEAN-China gagal mengadopsi SDG, maka Eropa juga akan gagal. Dunia juga akan gagal," sambung Alessandro.
Sementara itu, Profesor Kebijakan Publik Universitas Peking, Fu Jun, memandang pentingnya semua kebijakan publik terkait SDG sampai kepada warganya.
Fu Jun berharap ASEAN-China dapat bekerja sama lewat mekanisme South-South Cooperation, kerjasama para pengambil kebijakan melakukan pertukaran sumber daya, teknologi, dan ilmu pengetahuan di antara sesama negara berkembang. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya