Kedubes AS di Turki Disebut Jadi Sasaran Teroris, Peringatkan Ada Ancaman Penculikan
Merdeka.com - Kedutaan AS di Turki menyampaikan pihaknya menerima laporan terpercaya adanya potensi ancaman teroris dan penculikan terhadap warga Amerika dan warga negara asing lainnya di negara tersebut.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs webnya pada Jumat, Kedubes AS di Ankara mengatakan Konjen AS di Istanbul dilaporkan menjadi target dan lokasi lainnya di Turki juga berada di bawah ancaman.
Warga AS di negara itu diperingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah di mana warga Amerika dan warga asing lainnya biasanya berkumpul, termasuk gedung perkantoran dan mal.
"Misi AS di Turki telah menerima laporan terpercaya terkait potensi serangan teroris dan penculikan terhadap warga AS dan warga negara asing lainnya di Istanbul, termasuk terhadap Konjen AS juga lokasi potensial lainnya di Turki," jelas pernyataan Kedubes AS, dikutip dari Aljazeera, Minggu (25/10).
Kedubes AS juga mengumumkan penghentian sementara semua layanan untuk warga di sejumlah fasilitasnya termasuk pelayanan visa di Turki, termasuk di Kedubes AS di Ankara, Konjen di Istanbul, Konjen di Provinsi Adana, dan biro kekonsuleran di Provinsi Izmir.
"Individu dengan janji terjadwal akan diberitahukan melalui surel dengan instruksi bagaimana mengatur ulang janji pertemuan," lanjutnya.
Misi AS di Turki mengalami sejumlah serangan dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 1 Februari 2013, bom bunuh diri menargetkan Kedubes AS di Ankara, menewaskan pasukan keamanan dan melukai tiga orang lainnya dalam sebuah serangan yang diklaim oleh kelompok sayap kiri DHKP-C.
Pada Agustus 2015, dua anggota kelompok yang sama menyerang Konjen AS di Istanbul. Tak ada korban luka maupun tewas dalam insiden itu.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya