Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kebanyakan duit, dana operasional Ratu Elizabeth II akan disunat

Kebanyakan duit, dana operasional Ratu Elizabeth II akan disunat Ratu Elizabeth II. (c) AFP

Merdeka.com - Pemerintah Inggris mengusulkan Lembaga Pengelola Kerajaan memotong 15 persen anggaran bulanan Ratu Elizabeth II dan keluarganya. Kebijakan ini akan ditempuh, setelah laporan keuangan kerajaan menunjukkan sri ratu ternyata sudah dapat pemasukan dari bisnisnya.

Sejak 2011, bisnis yang dikelola istana mengalami keuntungan yang cukup signifikan. Atas dasar itu, Perdana Menteri David Cameron ingin kerajaan lebih mandiri tanpa harus mendapat sokongan dana dari pajak.

Dilansir dari majalah TIME, Senin (1/6), tahun ini keuntungan bisnis kerajaan mencapai 31 juta Pound Sterling (setara Rp 792 miliar). Keuntungan yang diterima Ratu Elizabeth II itu seharusnya cukup untuk keperluan pribadi dan segala keperluan tugas resminya.

Namun, keputusan untuk memotong gaji Sang Ratu akan terus dibahas hingga April tahun depan. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Istana Buckingham.

"Peninjauan ulang akan berlangsung setelah April 2016 untuk memastikan dana tersebut cukup menyediakan keperluan Sang Ratu," ujarnya.

Ratu Elizabeth sendiri memiliki investasi di bidang properti yang semakin menggemukkan pundi-pundi uangnya.

Potongan dari keuntungan investasi ini nantinya dimaksudkan untuk mendanai Sang Ratu sendiri.

Sri Ratu, pada hari ini (2/6) sekaligus merayakan 62 tahun pelantikannya. Dia dinobatkan di Gedung Westminster Abby, Ibu Kota London ketika baru berusia 27. (mdk/ard)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP