Kebakaran di Masjid Al Aqsa Bukan yang Pertama Kali
Merdeka.com - Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem malam tadi mengalami kebakaran.
Menurut informasi dari Antar al-Hazmawi, seorang penjaga Masjid Al Aqsa, kebakaran terjadi di kamar penjaga di luar atap penjaga masjid.
Pemadam kebakaran departemen Wakaf Islam di Yerusalem berhasil mengendalikan api, sementara daerah itu saat ini ditutup untuk memeriksa penyebab kebakaran, yang saat ini belum jelas penyebabnya.
Insiden kebakaran yang terjadi di area kompleks Masjid Al Aqsa bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 1969, si jago merah juga pernah menyelimuti masjid tersebut.
Pada 21 Agustus 1969, seorang ekstremis Australia bernama Dennis Michael Rohan, berusaha membakar Masjid Al Aqsa, seperti dikutip dari laman Middleeast.com, Selasa (16/4).
Kala itu, sebuah alarm berbunyi, petugas penjaga kompleks Masjid Al Aqsa melihat ada asap mengebul dari kawasan masjid. Saat dilihat lebih dekat, ternyata ada kobaran api di dalam masjid.
Umat muslim dan kristen yang berada di area itu langsung berupaya memadamkan api. Namun, upayanya dihalangi oleh pasukan Israel yang sudah ada di lokasi.
Bentrokan kecil dan singkat sempat terjadi. Hingga akhirnya, mereka bisa memadamkan api dengan ketersediaan air yang minim.
Ketika truk pemadam kebakaran dari kota-kota sekitar seperti; Tepi Barat Nablus, Ramallah, Al-Bireh, Bethlehem, Hebron, Jenin dan Tulkarem tiba, pasukan pendudukan Israel juga mencegah mereka mencapai tempat kejadian.
Otoritas Israel mengatakan tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Senin 15 April 2019 malam waktu lokal.
Hal itu disampaikan oleh Kepolisian Israel kepada outlet media Al Araby, yang mengatakan bahwa mereka sedang membuka investigasi atas insiden tersebut, Sputnik International melaporkan.
Sementara itu muncul dugaan sementara bahwa si jago merah disulut oleh anak-anak yang bermain-main api, menurut pernyataan awal dari Departemen Wakaf Islam Masjid Al Aqsa.
Kebakaran itu tidak menyebabkan kerusakan yang signifikan, tetapi membahayakan bagian dari situs ibadah yang berusia lebih dari 2.000 tahun.
Api diketahui melalap ruang jaga di luar Ruang Salat Al Marwani Senin malam, demikian menurut pernyataan pihak berwenang.
Departemen Wakaf Masjid Al Aqsa memuji aksi responsif petugas pemadam kebakaran yang dengan cepat memadamkan api.
Reporter: Teddy Tri Setio Berty
Sumber: Liputan6.com
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya