Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ke Indonesia, PM Singapura resmikan pusat industri di Kendal

Ke Indonesia, PM Singapura resmikan pusat industri di Kendal Lee Hsien Loong. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo didampingi para menteri akan melakukan annual leaders meeting di Kendal, Semarang dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada tanggal 14 November mendatang.

"Ini merupakan pertemuan rutin yang dilakukan oleh Indonesia dengan negara lain. Seperti diketahui Indonesia hanya memiliki 'annual leaders meeting' dengan beberapa negara setiap tahunnya," kata juru bicara Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (10/11).

Tata, demikian sapaan khasnya, menjelaskan pertemuan ini dilakukan untuk menunjukkan kedekatan kedua negara. Tak hanya itu, dua kepala negara tersebut juga akan membahas isu-isu strategis, dan isu lain yang bisa muncul saat pertemuan berlangsung.

Adapun menteri yang akan mendampingi Jokowi antara lain menko polhukam, menko ekonomi dan maritim, menteri luar negeri, menteri perdagangan, menteri perindustrian, menteri pariwisata, dan BKPN.

Sementara itu, PM Lee dijadwalkan akan tiba di Semarang pada 13 November sore, dan akan didampingi menteri perdagangan, menteri komunikasi, menteri pertahanan, menteri luar negeri, menteri pendidikan dan lingkungan hidup.

Fokus utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan ini terkait dengan upaya untuk meneruskan kerjasama ekonomi khususnya di bidang investasi.

"Salah satu kegiatan yang akan dilakukan oleh kedua kepala negara dan kepala pemerintahan ini adalah meresmikan kawasan industri Kendal," ungkap Arrmanatha.

Selain isu ekonomi dan investasi, masalah pemberantasan terorisme juga akan dibahas dalam pertemuan ini, termasuk mendekatkan kerjasama badan intelijen kedua negara.

Beberapa perjanjian dan kesepakatan menurut rencana akan disaksikan penandantanganannya oleh kedua kepala pemerintahan, antara lain terkait pariwisata, smart city, ekonomi dan hospitality.

"Kami juga akan membahas mengenai hari peringatan hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura ke-50 tahun depan. Akan diadakan beberapa rencana untuk memperingati hari tersebut," pungkas Arrmanatha.

Kedatangan PM Lee sempat ditunda lantaran kondisi kesehatannya memburuk usai mengikuti acara kemerdekaan Singapura beberapa waktu lalu. (mdk/che)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP