Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kaos merah: Bisa jadi perang saudara jika Yingluck lengser

Kaos merah: Bisa jadi perang saudara jika Yingluck lengser Barisan kaos merah pendukung pemerintah Thailand. istimewa ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemimpin gerakan pro pemerintah Thailand memperingatkan upaya apa pun demi menggulingkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra bisa memicu perang saudara. Mereka mengatakan hal itu pada demonstrasi hari ini namun bukan di Ibu Kota Bangkok dikuasai oleh oposisi.

Stasiun televisi BBC melaporkan, Ahad (6/4), dengan memakai kaos merah, simbol bagi pendukung pemerintah menyerukan mereka akan terus setia pada Yingluck dan jajarannya. Namun pihak oposisi segera mengajukan kasus hukum pada Yingluck lantaran beberapa bulan terakhir mereka telah gagal melengserkan perdana menteri itu.

Berbicara di depan puluhan ribu massa, pemimpin oposisi Jatuporn Promphan mengatakan lembaga peradilan mencoba mengambil alih kekuasaan tanpa pemilihan umum. "Saya prihati dan hendak memperingatkan semua pihak. Jangan sampai terjadi perang saudara," ujarnya.

Semetara Yingluck tengah menghadapi kasus hukum termasuk tudingan mengabaikan tugas dan menyalahgunakan kekuasaan. Media juga berspekulasi Yingluck bakal dilengserkan jabatan dalam beberapa pekan mendatang. 

Partai Yingluck telah memenangkan lima pemilihan umum terakhir namun oposisi mengatakan demokrasi Thailand begitu cacat hingga harus dirombak sebelum pemungutan suara diselenggarakan. 

Konflik juga dipengaruhi oleh memburuknya kesehatan Raja Bhumibol Adulyadej.  (mdk/din)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP