Kampus di Pakistan diserang militan, 50 luka-luka
Merdeka.com - Kelompok militan menyerang kampus di Pakistan, hari ini, Rabu (20/1). Insiden itu menimpa Universitas Bacha Khandi Charsadda, barat laut Provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Informasi terbaru menyatakan pelaku terdiri dari tiga orang bersenjata. Mereka menyerbu kelas-kelas yang sedang padat mahasiswa.
Hingga berita ini dilansir, suara tembakan masih terdengar dari dalam kawasan kampus. Saksi mengatakan dua ledakan juga sempat terdengar dari luar gedung.
"Seorang dosen kimia diketahui tewas dan 50 orang luka-luka dalam serangan tersebut," menurut laporan media setempat, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Polisi mengklaim telah memojokkan para pelaku. "Kepolisian telah bergerak ke dalam universitas, namun baku tembak masih terjadi," Deputi Inspektur Jenderal Saeed Wazir kepada Kantor Berita Reuters.
Diketahui, Pakistan telah menahan ratusan tersangka militan dibawah Undang-undang Antiteror, selepas insiden pembantaian murid SD anak tentara oleh Taliban pada Desember 2014. Kebijakan ini disinyalir membuat banyak kelompok teror gerah, sehingga rajin menyerbu fasilitas publik di Pakistan. Selama ini, musuh utama pemerintah pusat di Karachi adalah faksi Tehreek-i-Taliban.
Sabhir Khan, seorang dosen bahasa Inggris, mengatakan penyerangan terjadi saat dia hendak keluar dari penginapan menuju gedung tempat dia biasa mengajar.
"Para mahasiswa dan pegawai kampus ada di dalam kelas dan ruangan mereka. Saya mendengar seorang satpam berbicara melalui telepon yang mengatakan banyak orang terluka dan tewas," ungkapnya.
Diketahui, para penyerang masuk lewati sisi selatan kampus. Tidak ada ancaman sebelumnya yang diterima pihak universitas. Belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas teror ini. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya