Kamera CCTV buktikan korban acungkan pistol ke polisi Amerika
Merdeka.com - Polisi St Louis, Negara Bagian Missouri, Amerika Serikat, menembak mati seorang remaja kulit hitam berusia 18 tahun di sebuah pom bensin.
Peristiwa itu terjadi Selasa malam waktu setempat pukul 23.15 dan hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari penembakan remaja kulit hitam Michael Brown Agustus lalu.
Polisi beralasan remaja itu mengacungkan pistol ke arahnya sehingga dia menembak untuk membela diri, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (24/12).
Polisi berusia 34 tahun yang belum diumumkan namanya itu mendatangi lokasi karena dapat laporan terjadi perampokan di pom bensin itu.
Ibu korban akhirnya mengidentifikasi jenazah sebagai anaknya bernama Antonio Martin.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) polisi menyatakan petugas mendatangi lokasi dan keluar dari mobil untuk mendekati dua lelaki. Saat berbicara dengan seorang dari dua lelaki itulah Antonio Martin terlihat mengacungkan pistol ke arah polisi yang kemudian dibalas dengan tembakan.
Dalam jumpa pers Rabu pagi waktu setempat, kepala polisi Jon Belmar mengatakan, anak buahnya setidaknya menembak sebanyak tiga kali hingga Martin tewas di lokasi.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya