Kabur dari Penjara, Ketua Geng di Brasil Menyamar Jadi Anak Gadisnya
Merdeka.com - Ketua geng di Brasil berusaha kabur dari penjara dengan menyamar menjadi anak gadisnya, lengkap dengan topeng silikon dan rambut palsu, sebelum mencoba berjalan ke pintu depan setelah anak gadisnya mengunjunginya.
Mengutip pejabat penjara yang dilaporkan surat kabar O Dia, upaya Clauvino da Silva (42), juga dikenal dengan panggilan Shorty — untuk kabur pada Sabtu (3/8) digagalkan ketika penjaga di kompleks penjara Bangu di Rio de Janeiro, melihat kegugupannya saat mencoba melewati pintu depan.
Sebuah video dirilis Sekretariat Administrasi Lembaga Pemasyarakatan Rio de Janeiro menampilkan da Silva setelah ketahuan para penjaga penjara. Dalam video itu, dia mengenakan topeng, kacamata, rambut palsu hitam panjang, celana jins dan sebuah kaos pink bergambar donut. Demikian dilansir dari laman New York Times, Selasa (6/8).
Dia kemudian melepas satu per satu apa yang dikenakannya sebelum akhirnya melepas topengnya dengan susah payah, menghasilkan suara yang terdengar saat topeng silikon dilepas dari wajahnya. Tiba-tiba nampak sosok da Silva dengan kepala botak dan lengan bertato, kemudian dia diminta memperkenalkan dirinya. Dia kemudian menjawab dengan menyebutkan nama lengkapnya.
Da Silva, menjalani hukuman 73 tahun penjara karena penyelundupan narkoba, berencana melewati pintu depan tahanan, meninggalkan anak gadisnya (19), menurut laporan O Dia. Anak gadisnya kemudian diinvestigasi untuk mengetahui apakah terlibat dalam upaya kabur tersebut, seperti juga pengunjung lain di penjara yang mungkin telah membantu membawa bahan-bahan untuk penyamaran.
Upaya kabur ini bukanlah kali pertama dilakukan da Silva, namun baru pertama kali mencoba kabur dari pintu depan penjara. Pada 2013, dia salah satu dari 31 narapidana yang melarikan diri dari Vicente Piragibe Penal Institute, juga di Negara Bagian Rio de Janeiro, sebelum akhirnya ditangkap.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya