Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kabar Baik Bagi Dunia, Lima Negara Super Power Sepakat Hindari Perang Nuklir

Kabar Baik Bagi Dunia, Lima Negara Super Power Sepakat Hindari Perang Nuklir kantor Badan Energi Atom Internasional di Wina, Austria. ©REUTERS/Leonhard Foeger

Merdeka.com - China, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, dan Prancis kemarin bersepakat untuk menghindari penyebaran senjata nuklir dan perang nuklir. Demikian menurut pernyataan bersama lima negara kuat dunia itu yang dipublikasikan kantor kepresidenan Rusia.

Lima negara yang juga adalah anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu menilai sudah menjadi bentuk tanggung jawab mereka untuk menghindari perang antarsesama negara nuklir dan mengurangi risiko sekaligus mengajak bekerja sama negara lain untuk menciptakan dunia yang lebih aman.

"Kami mengakui perang nuklir tak bisa dimenangkan dan tidak harus dilakukan," kata pernyataan bersama lima negara tersebut, seperti dilansir laman Reuters, Selasa (4/1).

"Penggunaan nuklir bisa menimbulkan dampak besar dan kami mengakui senjata nuklir--selama masih terus ada--harusnya digunakan untuk tujuan pertahanan, mencegah serangan, dan mencegah terjadinya perang."

Wakil Menteri Luar Negeri China Ma Zhaoxu mengatakan pernyataan bersama ini bisa membantu menciptakan kepercayaan bersama dan "menggantikan hasrat berkompetisi di antara negara-negara kuat dunia lewat koordinasi dan kerja sama." China, kata dia, tidak punya kebijakan "gunakan nuklir lebih dulu" dalam persenjataan nuklir, demikian dilaporkan media Xinhua.

Prancis juga merilis pernyataan yang menggarisbawahi sikap lima negara kuat dunia dalam hal senjata nuklir. Prancis bersedia menjalin hubungan bilateral dan multilateral untuk pengendalian senjata nuklir.

Pernyataan lima negara adikuasa ini yang disebut Kelompok P5 ini terjadi saat hubungan AS dan Moskow berada di titik terendah sejak era Perang Dingin serta hubungan Washington dan China juga penuh ketegangan.

Pada November lalu Pentagon memperkirakan China akan memperkuat persenjataan nuklirnya dalam beberapa tahun mendatang dan Beijing akan memiliki 700 hulu ledak nuklir pada 2027 dan kemungkinan mencapai 1.000 pada 2030.

Washington sudah menyerukan agar China dan Rusia bergabung dalam perjanjian penggunaan senjata yang baru.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP