Jurnalis Kriminal Ternama Belanda Ditembak di Jalanan Amsterdam
Merdeka.com - Jurnalis kriminal, Peter R de Vries, dikenal karena karyanya yang mengungkap kejahatan di Belanda, ditembak dan mengalami luka parah. Dia ditembak di jalanan Amsterdam pada Selasa.
“Peter R de Vries ditembak di Lange Leidsedwarsstraat,” jelas kepolisian dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera, Rabu (7/7), mengacu pada nama jalan di dekat alun-alun terbesar di kota itu.
Dia dilarikan ke rumah sakit terdekat dan kondisinya disebut cukup parah. Polisi juga meminta para saksi mata muncul untuk memberikan kesaksian.
"Beberapa layanan darurat telah dipanggil dan polisi sedang mencari tersangka atau terduga,” lanjutnya.
Koran Het Parool mengutip saksi mata yang mengatakan Peter de Vries ditembak di kepala. Koran tersebut merilis foto TKP dengan beberapa orang berkumpul di sekitar orang yang terbaring di tanah.
Pria berusia 64 tahun itu ditembak saat dia meninggalkan studio televisi di kawasan alun-alun Leidseplein yang sibuk sekitar pukul 20.30 waktu setempat, menurut laporan media. Peter de Vries hadir dalam sebuah acara siaran langsung sebelum serangan tersebut.
Peter de Vries adalah seorang selebritas di Belanda, dikenal karena karya investigasinya menyusul penculikan bos bir Freddy Heineken pada 1983. Dia terkenal di Amerika Serikat karena karya investigasinya terkait menghilangnya seorang remaja, Natalee Holloway pada 2006.
Dia kerap menjadi target ancaman karena kasus-kasus yang diliputnya.
Pada 2013, Willem Holledeer, penculik Heineken, dinyatakan bersalah karena mengancam Peter de Vries. Saat ini Holledeer menjalankan hukuman seumur hidup karena keterlibatannya dalam lima pembunuhan.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya